0
  • No products in the cart.
Nasional

“Jangan Mengaku Eksekutif, Jika Belum Membaca Majalah Eksekutif”

“Kami mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” ujar S.S Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM).
View

“Kami mengganggap, bisnis media cetak belum rapuh dan punya pasar tersendiri.”

ANTARANEWS — Dalam release awal tahun 2019, majalah bisnis yang terbit sejak 1979, menyebutkan resolusinya: “Terus Terbit di Edisi Majalah Cetak”

Mengembangkan digital, www.eksekutif.id (online) juga memasarkan e-magazine, yang bisa dibeli higoapps.com, myedisi.com atau gramediadigital.com.

“Kami mengganggap, bisnis media cetak belum rapuh dan punya pasar tersendiri,” ujar S.S Budi Rahardjo, CEO majalah eksekutif, yang juga Pemimpin Redaksi majalah MATRA. Kedua majalah itu terus eksis di cetak hingga kini, awal 2019.

Ketika banyak pengelola media cetak mengalami kebuntuan dan seolah pasrah dengan situasi yang mereka hadapi saat ini, Majalah MATRA dan majalah eksekutif komit hidup di media cetak. Bahkan,  mengambil alih majalah HealthNews.

Majalah MATRA dan majalah eksekutif terus menghadirkan data hubungan iklan dengan pembaca. Bahkan membentuk “tim buzzer” medsos.

Sebagai majalah bisnis pertama, terbit sejak 1979 dan mendapat anugerah Museum Rekord Indonesia (MURI) pada 2009 yang lalu, bacaan pebisnis dan gaya hidup ini merupakan media cetak legendaris.

Tidak terpengaruh dengan adanya rumors “senjakala media cetak.”

Beberapa biro iklan justru kerap menelpon media massa tersebut untuk menanyakan rate pasang iklan di media cetak, untuk pengaturan placement dan anggaran bujet marketing.

Fokus menjadi majalah bisnis dan gaya hidup di print (cetak) kalangan menengah atas, untuk seterusnya berkomitmen terus hadir di majalah edisi cetak yang bisa dibeli di toko buku terkemuka di seluruh Indonesia atau dibeli khusus lewat hotline, untuk kalangan luar negeri.

Trend digital memang, diantisipasi dengan baik, termasuk mengembangkan fintech dan akan mengembangkan lewat lapak lain.

“Kami mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” ujar S.S Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM).

“Menerima jika ada instansi, atau pihak manapun mau bekerjasama atau bersinergi,” jelasnya di kantor PT UKM di jalan Ampera Raya no 59, Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut Jojo, sapaan akrab Budi Rahardjo, PT UKM sendiri telah berhasil menjalankan roda bisnis riset, investigasi dan multimedia sejak 2009. Mekanisme kerja tim bisa dimanapun menggunakan teknologi.

“Kami hanya kumpul tiap Selasa, hari lain, kami benar-benar memanfaatkan teknologi, bisa rapat lewat videocall,” ujarnya.

Sukses melakukan standarisasi, filterisasi, serta positioning menjadi startup yang kompetitif. Akan terus mengambil atau mengakuisisi beberapa media digital yang punya kekhususan dan mengajak pihak-pihak lain untuk segera berkolaborasi.

 

 
 

“Kami mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” ujar S.S Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM) di awal 2017 lalu.

Majalah Eksekutif Terus Eksis Diprint (Cetak)

 

“Kami hanya kumpul tiap Selasa, hari lain, kami benar-benar memanfaatkan teknologi, bisa rapat lewat videocall

baca juga: majalah eksekutif terbaru –cetak/print — klik ini

Majalah MATRA Akuisisi Majalah Eksekutif Yang Terbit Sejak 1979, Bacaan utama Pengambil Keputusan di Republik ini.”

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »