Kamis, Oktober 24, 2019
0
  • No products in the cart.
Nasional

Aksi Demo Berakhir Rusuh di Lima Titik

32Views

Demo Mahasiswa 30 September Dikawal 20 Ribu Aparat TNI

ANTARANEWS.id — Massa yang mayoritas berseragam putih abu-abu bergerak ke bagian belakang DPR, khususnya di persimpangan Jalan Palmerah Timur dan Jalan Gelora. Polisi pun langsung membuat barikade dengan menggunakan tameng.

Massa pelajar mulai berdatangan sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka meneriakkan yel-yel tentang polisi di tengah jalan. Arus lalu lintas di Jalan Palmerah Timur dekat Stasiun Palmerah terpantau macet. Ruas jalan tertutup oleh massa.

Para pelajar ini terlihat membawa bendera merah putih. Belum terlihat spanduk terkait tuntutan demonstrasi mereka.

Selain di sisi belakang DPR, demonstrasi juga berlangsung di bagian gedung DPR. Massa di depan DPR menggelar demonstrasi untuk menolak sejumlah RUU, salah satunya RUU Pertanahan yang pembahasannya ditunda dan di-carry over ke DPR periode mendatang.

Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi juga macet. Penutupan jalan dilakukan di Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR.

Sementara itu aliansi mahasiswa dan buruh yang hendak berunjuk rasa di depan DPR tertahan di Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Gerbang Pemuda. Massa pun menutupi seluruh lajur jalan.

Hingga malam hari, demo berlangsung, mengganggu aktivitas pegawai kantoran di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pegawai tertahan di kantor sampai malam hari.

Salah satu yang terkena imbas adalah pegawai di The Telkom Hub dan Telkomsel Smart Office di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Wartawan detikcom, yang sempat melakukan peliputan di kantor tersebut, juga terpaksa tak bisa keluar dari kantor.

Peristiwa berawal saat polisi memukul mundur massa dari gedung DPR ke arah Mampang Prapatan sekitar pukul 19.00 WIB. Sempat terjadi kericuhan antara massa dan polisi.

 

Massa melemparkan batu ke arah polisi. Lemparan itu kemudian dibalas dengan tembakan gas air mata. Pegawai kantor Telkom harus menunggu situasi reda.

 

Pada pukul 22.00 WIB, pegawai kantor diminta segera masuk ke gedung. Sebab, massa dari arah gedung DPR lari kocar-kacir ke arah Jalan Widya Chandra.

Pegawai diminta mencari tempat aman. Sedangkan polisi berjaga-jaga agar massa tak masuk ke dalam gedung.

Saat ini kondisi kembali normal. Pegawai sudah mulai meninggalkan kantor.

Sebelumnya diberitakan, situasi di depan kantor LIPI, Jl Gatot Subroto, semakin ricuh. Massa pelajar membakar road barrier atau pembatas jalan.

Pantauan  ANTARANEWS.id massa membakar pembatas jalan sekitar pukul 21.55 WIB, Senin (30/9/2019). Ada sekitar lima pembatas jalan yang dibakar massa.

Polisi terus berupaya memukul mundur massa. Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa ini diduga massa yang dipukul mundur dari flyover Semanggi. Hingga malam ini, massa di lokasi lain juga dipukul mundur, yakni di Jl Asia Afrika dekat Plaza Senayan serta Jl Gelora-belakang gedung DPR.

 

Tinggalkan Balasan

Translate »