ANTARANEWS.ID
InternasionalNasional

Beauty Professional Indonesia 2018 Di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) 13 – 15 September 2018

ANTARANEWS.ID

 

ANTARANEWS.id — Pameran di Beauty Professional Indonesia 2018 diikuti 300 produk kecantikan. Pameran di Beauty Professional Indonesia 2018 ini sudah berlangsung ke empat kalinya, digelar PT Indonesia Trade Exposition.

Dengan tujuan mengembangkan industri kosmetik di tanah air, Beauty Professional Indonesia 2018 akan berlangsung  di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada 13 – 15 September 2018.

Sebagai pameran kecantikan akbar, diprediksi dihadiri ribuan pengunjung. Menjadi ajang bagi produsen merek alat kecantikan mengkampanyekan produknya dan merebut pangsa pasar.

Pameran industri kecantikan berskala internasional bertajuk “Join the leaders in the INDUSTRY and RISE TO THE TOP yang menghadirkan tren-tren terkini di dunia kecantikan sekaligus mempertemukan para pelaku industri kecantikan dari mancanegara.
“Indonesia masih merupakan pasar yang memikat bagi pelaku industri kecantikan karena tingginya tingkat pengeluaran konsumen yang tinggi untuk perawatan dan produk-produk kecantikan,” demikian disampaikan Patricia M. Priyatna selaku Project Director PT Indonesia Trade Exposistion, penyelenggara pameran Beauty Professional Indonesia 2018 di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).
Patricia menjelaskan, Beauty Professional Indonesia 2018 juga akan menjadi platform bisnis yang tepat karena selain dapat mengetahui tren kecantikan, para pemilik rumah/salon kecantikan juga dapat bertemu dengan produsen produk dan teknologi perawatan kecantikan dari berbagai negara untuk menjalin kerjasama.
Dalam acara tersebut, kata Patricia, secara khusus akan memberikan penghargaan kepada young and uprising entrepreneurs in the beauty Industri.
“Merekalah yang nantinya dalam waktu 5 -10 th mendatang akan menjadi leaders di bidang kecantikan Beauty Professional Indonesia 2018,” ujar Patricia.
Pameran Beauty Professional Indonesia 2018 di Jakarta,  berfokus pada bisnis estetik, kecantikan, spa, dan perawatan rambut menghadirkan perusahaan-perusahaan industri kecantikan dari Indonesia, Korea, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand.
Berbagai produk serta tata cara perawatan kecantikan dipamerkan dan diperagakan kepada pasar bisnis kecantikan di Indonesia.
Karenanya para professional seperti distributor produk estetika, kecantikan dan rambut, perusahaan farmasi, lembaga penelitian dan pengembangan, pemasok bahan dan produk kemasan, pemilik salon, praktisi kesehatan alternatif, serta profesional kecantikan dianjurkan untuk menghadiri pameran ini.
Pada penyelenggaraan Beauty Professional Indonesia tahun ini, kata Patricia, jumlah eksibitor mengalami peningkatan sebesar 25 persen yang mewakili lebih dari 300 merk dari dalam dan luar negeri.
“Tentunya hal ini menjadi pertanda bahwa Beauty Professional semakin dipercaya oleh para pelaku industri kecantikan untuk memperkenalkan produk, teknologi, dan jasa perawatan kecantikan mereka,” Patricia.
Menurut data Menteri Perindustrian, nilai penjualan produk kosmetik Indonesia di tahun 2017 mencapai USD 1,3 milyar atau setara Rp 19 triliun atau meningkat 11,99 persen dibanding tahun 2016.
Bahkan, tumbuh pesat di tahun 2017 yang lalu, suatu indikasi bahwa industri kosmetik merupakan industri yang cukup menggiurkan, baik dari sisi manufaktur lokal maupun sebagai target pasar bagi produk luar negeri.
“Peluang besar menunggu bagi para pelaku industri kecantikan untuk menguasai pasar Indonesia yang sedang berkembang” ujar Patricia.
Direncanakan selama pameran berlangsung juga akan digelar berbagai seminar dan workshop menarik tentang kecantikan.
Akan ada work shop Make Up Pengantin by Anggun, workshop make up oleh Arman Armano, Hair Show dari Elgon, Formulasi Kosmetik menggunakan bahan alami dan herbal by Budi Andhika dan berbagai seminar dan acara panggung khusus mengenai info terbaru mengenai kecantikan.
Dukungan untuk Beauty Professional 2018 diberikan oleh berbagai pihak Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pariwisata, Persatuan Pengusaha Kosmetika Indonesia, WHEA dan Indonesia Spa Association (INSPA).
ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »