ANTARANEWS.ID
Nasional

 Caleg Muda, Berintegritas dan Memiliki Idealisme dari PKS di Jawa Tengah

ANTARANEWS.ID

 

 

“Saya hanya berusaha menjadi insan yang bermanfaat untuk umat,” jelas H. Dipo Notarianto, SH, SE, MM, MBA, MKn, Caleg DPR RI dari partai nomor 8 ini.

ANTARANEWS.id — Dipo Notarianto, salah satu dari generasi muda Indonesia yang sedang mengedukasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada pemilu 2019.  Jangan menjadi golput atau netral dalam pemilu. Sebab, sikapnya yang golput itu juga akan memengaruhi hasil pemilu.

Berusia 30 tahun, notaris ini sedang menumbuhkan goodwill dari pemilihnya, dengan membangun asset personal, dengan mengajak media massa meliput program yang bermanfaat untuk rakyat. Tak terkecuali, memanfaatkan secara optimal media social, web dan blog.

Dipo step by step membangun personal brand caleg. Ia mulai rajin optimasi media social dan media digital, dengan membentuk tim melalui riset untuk mendapatkan competitive advantage, dalam kaitan meningkatkan elektabilitas.

Seorang PPAT dan wiraswasta yang sibuk, Dipo berupaya meraih suara di Dapil Jateng 3, dengan proyeksi 200 ribu suara. Menyasar suara di kabupaten Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. “Sekarang saatnya tampil menyerukan jeritan hati rakyat,” ujar Dipo.

Merupakan kandidat doktor ilmu ekonomi, yang sedang menulis disertasi yang mengulas dana desa, pembangunan ekonomi, pengangguran serta kemiskinan di Indonesia. Ia mulai rajin berinteraksi dengan media massa dan membentuk tim sosmed, untuk literasi ide-ide.

Baru-baru ini mendirikan Klinik kesehatan gigi, pria ini tertarik menjadi legislatif dengan inti sebuah idealisme, bangsa ini harus menjadi lebih hebat. “Negara kita bedasarkan survei Asosiasi organisasi pemungutan suara asal Swiss, Gallup International mengumumkan Indonesia menjadi salah satu negara paling optimis dan bahagia di tahun 2017,” ujarnya.

Untuk itu, pria yang memiliki banyak sahabat di bidang entertaiment ini  menjelaskan, pada pileg 2019 nanti. “Bukan waktunya dibalik layar,” ujar pria yang juga mantan staf ahli DPR ini.

Dipo mengaku, memilih PKS sebagai kendaraan politik dengan pelbagai pertimbangan baik. “Partai Keadilan Sejahtera itu bersahabat, menyambut baik bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan Kemampuan memberikan kesempatan ruang untuk maju,” tuturnya panjang lebar.

Pria kelahiran tahun 1988 itu berterus terang, di rekan-rekan seusia, bahkan di media sosial sedang tumbuh gerakan coblos samping atau golongan putih, dalam artian netral, dalam pemilu tak pilih siapa-siapa.

“Kalau netral, kita yang rugi. Karena masih banyak dari kita, yang punya idealisme dan integritas, yang tak terkooptasi,” jelas putra daerah asli Pati, Jawa Tengah ini, yang terus berupaya meyakinkan masyarakat yang jenuh dengan wakil rakyatnya.

Pria yang sempat bekerja menjadi news presenter di semarang TV ini menganggap Pileg 2019 adalah momentum yang tepat. “Masyarakat menginginkan sosok baru, muda adalah bonus yang mana gesit penuh semangat sehingga bisa mengakomodir aspirasinya,” tuturnya.

“Saya hanya berusaha menjadi insan yang bermanfaat untuk umat,” jelas H. Dipo Notarianto, SH, SE, MM, MBA, MKn, Caleg DPR RI dari partai nomor 8 ini.

baca juga: Dipo Caleg Dapil 3 Jateng dari PKS

 

 

ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »