Kamis, Oktober 24, 2019
0
  • No products in the cart.
Rilis

Jokowi Tanggapi Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) Soal Perpres Pidana Terorisme

Presiden Jokowi Tanggapi AMDI
98Views

“Ya pemerintah mendengar masukannya, semua unsur dari masyarakat,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal langkah antisipasi pemerintah menghadapi terorisme.

Eks walikota Solo ini mengatakan, guna menghentikan aksi-aksi teroris tersebut. “Kalau di bulan Juni 2018, RUU Antiterorisme belum diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu,” tegas Presiden Jokowi.

Sebagai organisasi para owner, pemilik media digital AMDI mengharapkan warga Negara, termasuk warganet (pemakai internet) terlindungi dari ancaman gerakan kelompok teroris.

Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI), lewat Sekjennya Edi Winarto SH, beberapa waktu lalu sempat mendesak Presiden Jokowi menerbitkan Perpres untuk menjadi payung aparat hukum dan keamanan. Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur secara teknis pelibatan TNI juga perlu segera.

Sebagai organisasi para owner, pemilik media digital AMDI mengharapkan warga Negara, termasuk warganet (pemakai internet) terlindungi dari ancaman gerakan kelompok teroris.

“Para pelaku teroris yang kini sudah berada di Indonesia, perantau dari konflik Suriah atau Afganistan, telah menebarkan ajaran ideologinya melalui media social,” ujar Edi Winarto alias Edo ini.

Selaku pengurus AMDI, Edi Winarto menegaskan, intelektual di organisasi AMDI sudah merumuskan dan membantu deteksi agar semua pihak diberi kesadaran teknologi dimanfaatkan dengan benar dan dipersempit agar tak menyukai kekerasan.

Menurut Edo, pemerintah dapat mengambil beberapa substansi dari RUU Anterorisme dan menambah substansi yang terlewati sebagai bahan Perppunya.

“Kami melihat, karena faktor politis maka penyelesaian RUU Terorisme berlarut-larut. DPR harus jernih melihat ancaman nyata para teroris, semua unsur negara harus bersatu melawan aksi radikal dalam bentuk apa pun,” katanya.

Buktinya, sudah diajukan pada bulan Februari 2016 yang lalu, sudah dua tahun belum juga selesai. DPR mengulur revisi UU Terorisme. “Revisi UU anti terorisme telah mangkrak dan tak kunjung usai,” kata Edi Winarto, Sekjen AMDI mengkritisi situasi terkini.

Edi Winarto, sekjen AMDI

baca juga: Majalah MATRA (print) cetak terbaru – klik ini

Tinggalkan Balasan

Translate »