ANTARANEWS.ID
Sisi Lain

KASAU: “Utamakan Profesional, Loyalitas dan Militan.”

ANTARANEWS.ID

Latihan Bersama Elang MALINDO (Latihan Bersama antara Angkatan Udara Indonesia dan Malaysia dengan sandi Elang Malindo ke 26) secara resmi sudah ditutup oleh KASAU dan Panglima TUDM di Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (22/9). Upacara penutupan latihan yang berlangsung selama 5 hari ini mengambil tempat di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto.

KSAU, Marsekal Hadi Tjahjanto, SIP dalam upacara penutupan Elang Malindo 2017 mengatakan, bahwa selain latihan bersama kegiatan ini juga sebagai ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar personil. Ia mengharapkan, dengan digelarnya latihan bersama ini dapat menjadi acuan kedua belah pihak untuk lebih baik dan maju ke depannya. “Diharapkan dengan latihan ini dapat dijadikan sebagai ujian terhadap validitas prosedur tetap yang dimiliki oleh masing-masing Angkatan Udara,” katanya.

Lanjutnya, dari digelarnya latihan ini pula, kedua Angkatan Udara dapat melakukan evaluasi dari berbagai aspek guna kesiapan dalam melaksanakan tugas yang menanti kedepannya. “Dari latihan ini dapat dilakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang meliputi berbagai aspek seperti, aspek intelejen, komando dan pengendalian, taktik dan teknik operasi, komunikasi dan elektronika, serta administrasi logistik, sehingga pada kesempatan berikutnya dapat berjalan lancar dengan sukses,” ujar Hadi.

Sementara itu, Panglima TUDM, Jenderal Tan Sri Dato Sri Haji Affendi Bin Buang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya kepada TNI AU dimana telah bersedia dan membantu terwujudnya latihan bersama Elang Malindo tahun 2017.

Panglima TUDM melanjutkan, menurutnya latihan bersama Elang Malindo ini sangat relevan, dimana dapat menjadi wujud jalinan kerja sama yang erat antara pihaknya dengan TNI AU. Ia mengharapkan, kedepannya dapat menggelar latihan serupa.
“Semoga latihan bersama ini akan terus dikoordinasikan dan dirancang sesuai dengan keperluan AU di masa kini, dan demi memberi manfaat, serta kesejahteraan pada kedua Negara,” pungkasnya.

Perlu diketahui, latihan bersama antara TNI AU dengan TUDM telah berlangsung sejak tahun 1975, dan sampai sekarang masih terjalin dengan baik.
Latihan ini bertujuan untuk mengamankan wilayah kedua belah pihak, selain itu dengan operasi udaranya dapat mengamankan wilayah perbatasan di kawasan Asia Tenggara.

ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »