ANTARANEWS.ID
InternasionalNasional

Nama Buwas Sebagai Calon Ketua Nasional Pramuka Menguat

Buwas bersama Pemred Majalah MATRA
ANTARANEWS.ID

Musyawarah Nasional tahun 2018 akan diselenggarakan pada tanggal18-22September 2018 bertempat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

ANTARANEWS.id — Kwartir-kwartir daerah Pramuka di Tanah Air menyebut mantan Kepala Badan Narkotika Nasionasl (BNN) cocok sebagai Ketua Kwartir Nasional periode 2018-2023.

“Beliau Budi Waseso, orang yang cocok pimpin Pramuka,” ujar seorang Kwartir daerah yang masih enggan disebut namanya.

Intinya, pria itu menyebut Ketua Kwartir Nasional 2018-2023 harus bekerja sama dengan pemerintah di pusat dan daerah.

Kini, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dipegang oleh Adhyaksa Dault, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Munas Pramuka 2018 menjadi strategis, karena Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka mempunyai “gerbong” sampai ke kwartir di daerah hingga gugusdepan (gudep) di sekolah dan wilayah.

Gerakan Pramuka dan pemerintah menjadi penting saat ini.”Kwarnas Pramuka akan memilih sosok yang tepat,” ujar seorang Kwartir Daerah yang menyebut Gerakan Pramuka Nasional demikian strategis.

Berdasarkan tingkatan/wilayahnya, Kwarnas berkedudukan di ibukota Negara, Jakarta. Pengurus Kwarnas diketuai oleh Ketua Kwarnas.

Ketika ranah politik nasional mulai disibukkan dengan nama-nama Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, di lingkungan Gerakan Pramuka pun begitu pula.

Jika di pemerintahan, setiap 5 tahun sekali ada pemilihan presiden dan wakil presiden, maka dalam lingkup Gerakan Pramuka, setiap 5 tahun sekali ada Musyawarah Nasional (Munas). Salah satu agenda Munas adalah memilih Ka Kwarnas.

Sampai saat ini banyak nama yang santer terdengar. Di antaranya, Dede Yusuf, yang juga Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Jawa Barat. Dede juga seorang anggota DPR dan pernah menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat.

Nama lain yang terdengar adalah dua tokoh pemerintahan, masing-masing Syahrul Yasin Limpo dari Sulawesi Selatan dan Sri Sultan Hamengku Buwono X dari Yogyakarta. Belakangan nama Budi Waseso, yang menjadi Dirut Bulog demikian santer disebut.

Nama yang juga masuk bursa calon Ka Kwarnas adalah Yana Anggadiredja yang pernah menjadi Wakil Ketua Kwarnas masa bakti 2008-2013 dan Prof. Dr. Suyatno, yang kini menjadi Ketua Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional (Pusdiklatnas) Gerakan Pramuka.

Ada lagi yang menyebut bahwa Bagas Adhadirga, yang kini sebagai Bendahara Kwarnas, namanya juga masuk bursa calon Ka Kwarnas.

Gerakan Pramuka yang nantinya akan memimpin sekitar 21 juta anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Musyawarah Nasional tahun 2018 akan diselenggarakan pada tanggal18-22September 2018 bertempat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka bahwa salah satu acara pokok Munas adalah memilih dan menetapkan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 5 lima tahun berikutnya.

 

ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »