ANTARANEWS.ID
Inspirasi

Presiden Jokowi: “Mbok Sabar.”

ANTARANEWS.ID

ANTARANEWS.id – – Komisi Pemilihan Umum akan membuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada 4 Agustus hingga 10 Agustus 2018.

Pencalonan capres dan cawapres hanya dapat diajukan oleh parpol peserta pemilu dengan memenuhi persyaratan ambang batas, yakni mendapat dukungan sebesar 20% kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau 25% suara sah nasional.

Ketentuan ini sesuai Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Mahkamah Konstitusi (MK) pada 11 Januari 2018 lalu telah menolak gugatan uji materi atas pasal tersebut.

Setelah menutup masa pendaftaran capres dan cawapres, KPU akan menetapkan dan mengumuman capres/cawapres pada 20 September 2018. Selanjutnya akan digelar pengambilan nomor urut pasangan calon sehari kemudian.

Karena pemilihan umum dan pemilihan presiden pada tahun ini berjalan serentak, maka kampanye calon anggota DPR/DPD/DPRD dan capres/cawapres pun berbarengan pada 23 September 2018-13 April 2019.

Setelah digelar masa kampanye lebih dari enam bulan, KPU menetapkan masa tenang pada 14-16 April 2019. Kemudian, diadakan pemungutan dan penghitungan suara dengan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden berbarengan pada 17 April 2019.

KPU melakukan rekapitulasi dan penetapan hasil Pemilu tingkat nasional pada 25 April 2019-22 Mei 2019. Setelah pengumuman hasil pileg dan pilpres, akan digelar sumpah dan janji pelantikan presiden/wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

Banyak prediksi, nama-nama akan ditentukan pasti menjelang waktu pendaftaran capres-cawapres secara “Injury time”.

Jokowi belum membocorkan tanggal pengumuman cawapres, soal lima nama cawapres yang tersisa itu juga masih misterius. Kriteria cawapresnya pun masih sangat luas, meliputi berbagai profesi. “Bisa partai, bisa nonpartai, bisa profesional, bisa sipil, bisa TNI-Polri. Semuanya bisa,” ucap Jokowi.

Kapan Jokowi akan mengumumkan cawapres pun masih teka-teki. Tak tertutup kemungkinan Jokowi mendaftar di hari terakhir pendaftaran yakni pada 10 Agustus 2018. “Mbok sabar dulu. Kan paling tinggal seminggu, 2 minggu, 3 minggu lagi,” tuturnya.

baca juga: wawancara MATRA ekslusif Presiden Jokowi

 

ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »