Nasional

President ADHI Gandeng Eksekutif Institut Digital Untuk Sinergi

“Ekonomi digital adalah bagian dari strategi pengembangan manusia Indonesia,” ujar Yetti Suciaty Soehardjo, President Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI).

ANTARANEWS.id — Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI), sebagai organisasi wadah para Doktor Hukum melihat hal-hal yang saat ini menjadi trending topic.

ADHI komit untuk terus menawarkan solusi untuk menggelar diskusi tentang teknologi digital dan terus meng up date perkembangannya termasuk media sosial.

“Kemajuan teknologi tidak bisa dihindari, untuk itu kami pun meng-upgrade diri,” ujar President Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI) Yetti Suciaty Soehardjo.

ADHI  yang juga sebagian besar anggotanya para tenaga pengajar,  menawarkan solusi untuk menggelar up grading dan diskusi akademis tentang pengembangan keilmuan teknologi digital.

Di era milenial ini, ADHI menyiapkan dengan cara kita menyikapi situasi dengan membentuk  “benteng-benteng sumber daya manusia” yang mengerti digital. Sebagai organisasi, memberi ilmu secara gratis hal-hal yang kekinian kepada ahli-ahli hukum kita.

Tujuan dari workshop digital ini untuk meng up date teknologi digital kepada para Doktor Hukum. Terutama dampak kemajuan teknologi digital dikaitkan dengan infrastruktur pranata hukumnya.

Organisasi ADHI merespon positif dengan mempersiapkan anggotanya beradaptasi dengan teknologi. “Kami akan membuat FDG dan mengajak narasuber yang kompeten, dalam waktu dekat terus mengajak ahlinya,” ujar Doktor perempuan yang berprofesi sebagai bussines legal consultant dan pengusaha ini.

Yetti mengaku, sedang menyiapkan sejumlah program yang berkesinambungan, untuk membuat up grading kepada anggotanya termasuk sharing ke organisasi lain, jika perlu di dunia akademisi baik ekonomi, budaya, juga politik.

Dalam waktu dekat, Yetti menjelaskan panjang lebar sudah mempersiapkan pembicara dan narasumber kompeten, termasuk mengajak kerjasama  Eksekutif Institut, yang memang mengajarkan dan konsen sebagai coach perkembangan baru teknologi digital.

President Asosiasi Doktor Hukum Indonesia (ADHI) bahkan  punya visi yang lebih luas, dalam satu bingkai NKRI. “Ekonomi digital adalah bagian dari strategi pengembangan manusia Indonesia,” ujar Yetti tentang pendidikan di era globalisasi dan Revolusi Industri ke-4 (Industry 4.0).

Hal ini disampaikan Yetti menjelang kerjasama ADHI dengan Eksekutif Institut, dalam konteks perkembangan ekonomi digital dan hukum beserta dampaknya di masa depan.

 

 

 

 

 

 

ANTARANEWS.ID
Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »