Minggu, Desember 15, 2019
Rilis

23 Langkah Profesional Menggaet Hati Bos

170Views

ANTARANEWS — Sembari ngupi-ngupi kita perlu diskusi dan memahami ini.

1. Datang ke kantor jauh lebih awal
Lakukan ini jika ada jadwal meeting penting di pagi hari. Sehingga kita mempunyai waktu yang lebih banyak untuk mempersiapkan sesuatu.

2. Kerjakan segala yang terbaik
elalu berprestasi sebaik-baiknya di kantor. Jangan pernah memberi kesan seolah Anda tak mampu mengerjakan tugas yang diberikan bos, atau Anda sendiri tak tahu kapan untuk memulainya.

3. Sesuaikan diri dengan kepentingan bos
Utamakan kepentingan bos di atas kepentingan Anda sendiri. Misalnya ia memanggil Anda, yang kebetulan sedang bicara di telepon. Putuskan hubungan itu segera dan katakan Anda akan segera menghubungi kembali bila urusan Anda dengan bos selesai.

4. Memelihara citra baik bos
Buat bos Anda selalu kelihatan baik, tanpa cela senila pun. Sebab, apabila dia memiliki kesan yang baik di mata publik, Anda pun akan dinilai baik pula. Misalnya, kalau bos memberikan presentasi, pastikan data dan informasi yang disampaikannya itu akurat. Perhatikan juga peralatan audio-visual yang akan digunakannya, supaya berfungsi dengan baik.

5. Sesuaikan pakaian dengan situasi dan lingkungan
Kemajuan karir, berdasarkan penelitian para ahli, ditunjang oleh cara berpakaian seseorang, sama pentingnya dengan menjaga kebugaran fisik, kerapian rambut dan kebersihan diri.

6. Bersikap tenang
Pribadi yang tetap tenang, stabil dan tak terusik oleh situasi seberat dan serumit apa pun, pasti disukai bos dan karyawan lain di tempat kerja. Bos, klien, dan orang lain menghargai seseorang yang tetap berotak cemerlang dan jernih bila menghadapi krisis. Anda sendiri pasti merasa lebih tenang dan percaya diri. Sekaligus berkemungkinan meraih promosi, kalau secara mental Anda selalu tanggap pada masalah, bukan?

7. Siapkan rencana cadangan
Di dunia ini tak ada yang pasti. Ada kalanya rencana yang telah disusun matang-matang, ternyata sebaliknya yang terjadi. Makanya, dalam mengantisipasi sesuatu, jangan hanya maju dengan satu rencana. Selalu siapkan rencana alternatif yang kalau saja situasi yang ada menyeleweng ke arah berlawanan.

8. Gesit
Supaya bos memperhatikan keberadaan Anda, maka bertindaklah lebih cepat dan gesit, baik dalam bekerja maupun berinisiatif. Dan, jangan lupa bekerjalah berdasarkan skala prioritas.

9.Tegas
Sekali Anda di posisi atas dan menjadi pengambil keputusan, belajarlah bersikap tegas. Dalam berpikir dan bertindak pun harus cepat. Seorang peragu, pasti lambat dalam mengambil keputusan. Sebab ia kelewat banyak menimbang visi yang jelas. Sifat seperti ini tentu buruk untuk dapat menjadi eksekutif sukses yang efektif, Anda harus mempelajari persoalan dengan seksama, kemungkinan solusi yang rasional, dan yang pasti jangan bertele-tele.

10. Perluas pengetahuan umum Anda
Perluas pengetahuan Anda dan buat atasan terkesima dengan apa yang Anda ketahui mengenai isu-isu global yang sedang terjadi, dengan selalu up to date dengan berita-berita terkini.

11. Ringan tangan dalam menerima tugas tambahan
Setiap pekerjaan pasti memiliki masing-masing tanggung jawab yang berbeda. Tapi tidak mustahil Anda-anda kejatuhan bonus pekerjaan tambahan. Bila suatu ketika bos ‘berbaik hati’ memberikan itu pada Anda, jangan langsung menolak dan mengandalkan berbagai alasan keluarga. Karena, siapa tahu ia sedang mengetes kesiapan Anda dalam menerima tanggung jawab baru?

12. Kupas persoalan kritis dengan atasan
Bila Anda menghadapi persoalan, atau sedang menangani krisis, lakukanlah secara cermat. Pelajari situasinya, pikirkan tindakan penanggulangannya, lalu temui langsung bos dan membahas masalah tersebut hingga tuntas. Bos pasti menghargai kepekaan dan kejelian Anda.

13. Cerialah
Supaya Anda dihargai, tunjukkan karakter plus Anda yang periang itu, bahkan saat Anda sedang tertekan sekalipun dan selalu berpikir positif.

14. Kuasailah seni berbicara
Untuk maju, Anda harus menguasai seni berbicara dan menuangkan pikiran dalam suatu pertemuan atau rapat. Bos menilai tinggi karyawan yang mampu berkomunikasi secara jelas dan efektif.

gaimana caranya membuat kesan pertama yang baik. Lima pakar dalam dunia kerja memberikan lima tipsnya untuk Anda, seperti dikutip dari Real Simple:

15. Jangan banyak berbicara

Pada dasarnya hal yang perlu dilakukan yaitu cukup dengan sekadar menyapa dan memberikan senyuman atau menanyakan hal yang sederhana, misalnya seperti menanyakan tentang kesibukan apa yang sedang dihadapi pada saat itu. Dengan tidak terlalu banyak bicara, Anda tetap dapat melakukan interaksi dengan sesama rekan kerja satu kantor dan memperlebar relasi Anda tanpa dicap sebagai si cerewet.

16. Jadilah diri sendiri apa adanya

Memang merupakan hal yang wajar jika kita ingin tampil sempurna di depan bos atau rekan kerja. Namun dengan menjadi diri sendiri akan membuat mereka justru lebih menghargai Anda secara keseluruhan tanpa adanya omongan-omongan yang tidak enak di belakang Anda. Percayalah bahwa manusia tidak ada yang smepurna, meskipun Anda memiliki kekurangan tapi mereka akan lebih menghargai karena memang itulah diri Anda yang sebenarnya.

17. Sebut nama lawan bicara Anda

Jangan menyebutnya dengan kata “kamu”. Namun sebutlah nama lawan bicara Anda tersebut.

Cara tersebut membuat mereka merasa istimewa layaknya seperti Anda terbiasa dengan mereka. Apabila Anda termasuk orang yang sulit menghafal nama orang yang baru dikenal, jangan hanya berhenti di situ saja, biasakan untuk menyapanya terus setiap bertemu di kantor. Dengan begitu Anda akan terus mengenalinya dan dapat berhubungan dengan baik.

18. Rendah hati

Tetaplah menjadi orang yang rendah hati dan membiarkan orang lain tahu bahwa Anda menganggap diri Anda manusia biasa yang memiliki kekurangan.

19. Menghargai lawan bicara

Sebagai pendengar, tunjukkan bahasa tubuh yang memang menunjukkan Anda mendengarkan lawan bicara Anda. Misalnya, mengangguk atau tersenyum saat Anda memahami dan setuju pada ucapannya.Di tempat kerja, banyak karyawan yang merasa atasannya tidak begitu memperhatikan kinerjanya. Apalagi, jika sudah bekerja sungguh-sungguh, tapi si bos justru terlihat cuek.

20. Memberikan masukan

Saat atasan memberikan masukan, tidak selalu berarti kinerja Anda kurang memuaskan. Bisa jadi masukkan tersebut ditujukkan agar Anda mempertahankan atau meningkatkan kemampuan kerja di kantor.

Itu salah satu tanda bahwa atasan menganggap Anda layak menerima tanggungjawab lebih.

21. Memberikan tantangan kerja

Jangan pernah merasa takut saat atasan memberi Anda tangangan. Saat ia memberikan tugas yang terkesan sulit, bisa jadi itu bukan hukuman, melainkan ujian akan seberapa tangguh dirimu menghadapi tantangan.

23. Meminta pendapat Anda

Para atasan biasanya akan meminta pendapat dari mereka yang dipercaya dan disukai. Jadi, jika atasan meminta tanggapan atas diskusi yang sedang dilakukan, itu merupakan pertanda baik.

Gimana?

 

Redaksi
the authorRedaksi

Tinggalkan Balasan

Translate »