Rilis

BERSAMA Cegah Wabah Virus Narkoba, Yang Tak Kalah Bahaya Dibanding Virus Corona atau SARS

Pimpinan rapat (Putera Astaman, Asri Hadi & Ricardo W Sastro)
328Views

Tampak hadir organisasi perkumpulan masyarakat Maluku, Alumni SMA 6 Jakarta, kemudian dari BK3S DKI dan Pemuda Panca Marga serta Ridma Foundation (Jaringan dari jurnalis peduli bahaya narkoba). Perkumpulan keluarga Besar Polisi, KOWANI, Panti Rehabilitasi Narkoba di Bogor dan Jakarta serta Perkumpulan Wanita Khatolik,YKIB,laskar Relawan BERSAMA dari berbagai Angkatan.

ANTARANEWS.id —  Serius tapi santai. Para penggiat anti narkoba berkumpul di markas PURI BERSAMA, kawasan Radio Dalam III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saling kordinasi dan mengisi, sebagai organisasi kemasyarakatan mitra pemerintah yang peduli bahaya narkoba di bidang Drug demand Reduction, menuju Indonesia Bersinar.

Permasalahan bangsa mengenai darurat narkoba dibahas Bersama,  Kamis ini (30 Januari 2020) dari jam 11 siang ini hingga nanti sore. 

Relawan yang peduli bahaya narkoba sejak jaman adanya Bakolak Inpres kelihatan juga mempersiapkan Rakernas dan Musyawarah Nasional ke VI pada Kamis, 17 Desember 2020. 

Badan Kerjasama Sosial dan Usaha Pembinaan Warga Tama (Bersama) terus bergerak cegah narkoba, karena mirip “virus” atau  wabah penyakit menular yang sulit dibendung. 

Tampak hadir organisasi perkumpulan masyarakat Maluku, Alumni SMA 6 Jakarta, kemudian dari BK3S DKI dan Pemuda Panca Marga serta Ridma Foundation (Jaringan dari jurnalis peduli bahaya narkoba).

Kelihatan dalam rapat juga adalah Perkumpulan keluarga Besar Polisi, KOWANI, Panti Rehabilitasi Narkoba di Bogor dan Jakarta serta Perkumpulan Wanita Khatolik,YKIB,laskar Relawan BERSAMA dari berbagai Angkatan.

“Mengatasi masalah narkoba di tanah air, harus dengan tindakan nyata. Jangan hanya jargon,” ujar Mayjen Pol (P) Putera Astaman mengutip pernyataan Try Sutrisno, Wapres RI ke enam yang hadir dalam peringatan HUT Bersama, beberapa waktu lalu.

Putera Astaman menjelaskan, Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (Bersama), sudah sejak 26 Juni 1978 terus bergerak dalam upaya penanggulangan bahaya madat.

Organisasi Bersama telah diakui sebagai organisasi yang mewakili Indonesia dalam tingkat regional Asean, Asia Pasific maupun Internasional.
 

“Permasalahan narkoba, bukanlah dilakukan sendiri-sendiri. Namun, narkoba harus dijadikan musuh bersama masyarakat Indonesia,” kata Putera Astaman.

Putera Astaman berpose bersama Asri Hadi dan S.S Budi Rahardjo, aktivis anti narkoba yang tergabung dalam Pimpinan Media Digital Indonesia.

Bagaimana kita semua peduli dan sudah bergerak secara swadaya sesuai talenta masing-masing, mengatasi Indonesia yang sudah “Darurat Narkoba”.

“Kepedulian inilah yang terus kita viralkan,” ujar Asri Hadi, Ketua Pelaksana kegiatan ini. Sedangkan Dr Ricardo W Sastro, yang merupakan redaktur khusus majalah HealthNews sebagai Wakil Ketua Pelaksana. 

“Bahwa hal-hal baik, harus dilakukan orang baik, untuk mencapai hasil yang baik,” ujar S.S Budi Rahardjo, aktivis dari RIDMA Foundation.

Jurnalis senior ini bersama para pimpinan media massa lain, selain off air juga lewat media mainstream dan mensosialisasikan pentingnya kita semua bergerak cegah narkoba.

 Lingkungan yang sehat, jauhi narkoba harus terus digelorakan.

 

 

redaksi antara
the authorredaksi antara

Tinggalkan Balasan

Translate »