Rilis

Dir Satpol PP Ungkap Dibalik Jejak Digital Yang Diputar Ulang Masyarakat

Sisi Humanisme Dalam Penindakan Minim Publikasi

187Views

 

 

ANTARANEWS.id —Semacam jejak digital. Peristiwa Satpol PP palak tukang parkir. Dimana tukang parkir kemarahannya meluap, duit dikibaskan ke muka satpol pp.

Keributan yang terjadi di pasar tradisional Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Menjadi konten viral.  Berdampak buruk pada pencitraan Satpol PP seluruh Indonesia.

Demikian juga beredar dan viral, kejadian di halaman kantor Prov Sumatera utara dalam satu setengah tahun yang lalu.

“Banyak kejadian jelek pol PP masa lalu, dimuat lagi. Saya selaku Dir pol PP Linmas Kemendagri, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang selalu mengingatkan kami,” ujar Arief Mulya Edie, Direktur  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Walaupun kejadian-kejadian sudah lama berlalu. Tetapi ini, merupakan kecintaan masyarakat pada Pol PP Linmas untuk selalu memperbaiki pelayanan kepada masyarakat seluruh Indonesia,” ujar Arief.

Pria ini senantiasa memberikan motivasi meningkatkan kepercayaan diri para kepala dan anggota satpol PP di berbagai daerah.

Intinya, Satpol PP Linmas terus berusaha menjadi lebih baik lagi, untuk berlaku humanis dan menunjukan negara hadir di tengah masyarakat.

Walau Satpol PP minum perlengkapan, dalam upaya cegah virus hingga bakti sosial terus dilakukan.

Membagikan sembako, hingga tim Pol PP Samarinda, yang sedang mengalami kesedihan mendalam atas staf meninggalnya anggota berdedikasi “perang” melawan Covid-19.

Direktur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Arief Mulya Edie.

sumber esai foto: Satpol.ID

    

 

redaksi antara
the authorredaksi antara

Tinggalkan Balasan

Translate »