Facebook Tidak Akan Lagi Mengizinkan Pengiklan Menyasar ke Pengguna Di Bawah Umur

oleh -3 views

[ad_1]

Jakarta, Selular.ID – Facebook mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengizinkan pengiklan untuk menghadirkan informasi iklan pada anak bawah di usia 18 tahun atau aktivitas mereka di situs web lain.

Kebijakan ini mungkin muncul setelah Instagram mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengembangkan versi baru layanan untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Namun kemudian, jaksa agung dari 44 negara bagian dan teritori di Amerika Serikat mendesak Facebook untuk membatalkan rencana tersebut.

Baca juga: Kominfo: RUU PDP Diusulkan Atur Batas Usia Anak ‘Main’ Medsos

Sejak itu, sikap dan cara Facebook memperlakukan pengguna muda telah menarik banyak perhatian. Facebook hari ini menyatakan bahwa ide untuk menyediakan aplikasi khusus untuk remaja adalah untuk memberikan transparansi yang lebih besar kepada orang tua.

Mereka juga ingin orang tua bisa mengontrol perilaku anak kecil yang ingin mengakses Instagram. Faktanya, beberapa perusahaan media sosial besar telah meluncurkan versi aplikasi untuk audiens muda.

karena bagi pada pendukung layanan tersebut berpandangan bahwa anak-anak sudah berada di platform yang sama, jadi versi yang ramah keluarga menyediakan lingkungan yang lebih aman.

Baca juga: Ini Rekomendasi 3 TWS Baru Realme, Pilih Mana?

Tetapi para kritikus mengatakan bahwa Facebook seharusnya tidak mencoba menarik anak-anak kecil ke layanannya mereka. Banyak ada yang meyakini bahwa perkembangan anak-anak, kesehatan mental mereka, dan privasi mereka akan terancam di ruang digital.

Sebagai gambaran anak-anak rentah  terkena cyber bullying dari rekan-rekan mereka yang lebih tua atau bahkan teman sebayanya. Memang  masalah media sosial untuk anak-anak tetap menjadi topik yang sangat kontroversial. Faktanya, banyak orang tua yang tidak siap untuk membahas lebih jauh soal hal ini.

Yang pasti ada banyak pertimbangan untuk hal ini, terlebih lagi anak-anak yang masih belum cukup umur mudah terpengaruh.

[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *