Harga Susu Beruang Kini Rp 49 Ribu per Kaleng!

oleh -1 views
Bear Brand

[ad_1]

Bear Brand |

Dalam unggahan tersebut, terdapat tangkapan layar yang memperlihatkan susu beruang itu dijual di sebuah marketplace.

“Apa di daerah kalian susu ini juga langka? Dijual eceran segitu mahal banget ya bund,” tulis akun tersebut seperti yang dikutip dari Suara.com pada Selasa (6/7).

Lantas apakah benar susu bear brand benar-benar mujarab tangkal Covid?

Menurut ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban, ia membantah susu beruang bisa menyembuhkan Covid-19. Kandungan dalam susu tersebut disebut tidak bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab covid dalam tubuh.

“Susu beruang untuk mengobati covid-19, ya tentu saja tidak bisa, susu beruang tak bisa mematikan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.” jelas Zubairi seperti yang dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa (6/7).

Ahli Gizi Masyarakat, Dokter Tan Shot Yen juga berpendapat bahwa susu beruang tidak bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti mitos yang dipercaya masyarakt saat ini. Asumsi bahwa susu beruang bisa menyembuhkan penyakit seperti demam, flu, batuk, atau lainnya hanya mitos yang menyelimuti produk susu beruang.

“Selama ini overclaim produk enggak pernah dibenahi, publik salah asumsi, literasi gizi publik minim, akhirnya ada kepercayaan yang dibentuk sebagai opini publik. Apa yang mestinya mitos dijadikan kebeneran. Sebaliknya, fakta ilmiah sama sekali tak digubris.” tutur Tan Shot Yen seperti yang dikutip CNN Indonesia (6/7).

Tan Shot Yen menjelaskan konsumsi susu beruang sama saja dengan minum produk susu lainnya di pasaran. Kandungan gizi yang ada dalam produk susu kemasan di pasaran sama antara satu produk dan lainnya. Kandungan gizi yang dimaksud seperti protein, karbohidrat, kalium, bahkan garam. Beberapa susu kemasan juga mencamtumkan kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk susu cairnya.

Kandungan gizi yang dimaksud seperti protein, karbohidrat, kalium, bahkan garam. Beberapa susu kemasan juga mencantumkan kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam produk susu cairnya.

“Susu evaporasi, UHT, susu cair, semuanya sama. Dengan komposisi yang Anda bisa baca pada labelnya,” ucap Tan Shot Yen.

Sehingga tak ada produk susu yang lebih baik di antara satu dengan lainnya. Minum susu juga tak lantas meningkatkan imunitas. Dibutuhkan makanan bergizi lainnya untuk menjaga kesehatan.

Meski demikian konsumsi susu memang disarankan sebagai penyempurna makanan 4 sehat 5 sempurna. Pada masa pandemi, konsumsi makanan sehat seperti susu inilah yang semestinya digencarkan. Namun, mitos yang menganggap bahwa susu ini dapat menangkal covid merupakan mitos yang menurut para ahli tak dapat terbukti kebenarannya.

[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *