Huawei Kembangkan Sepeda Otonom yang Mampu Jaga Keseimbangan Secara Mandiri?

oleh -5 views

[ad_1]

Jakarta, Selular.ID – Seorang insinyur Huawei mengembangkan prototipe sepeda otonom. Prototipe sepeda listrik ini cukup mengesankan, karena mampu menjaga keseimbangan pada dua ban yang tak dipungkiri tergolong kecil sebagai pijakan.

Selain itu, sepeda self-driving ini juga hadir dengan serangkaian fitur yang mengesankan seperti sensor presisi tinggi di bodinya, dipasangkan dengan kamera pengenal gambar, dan juga teknologi AI (Artificial Intelligence), yang memungkinkannya berjalan tanpa perlu bantuan manusia.

Tentu hal ini menjadi menarik, yang dimana brand teknologi raksasa seperti Apple, Samsung atau bahkan Huawei sendiri yang kini tengah sibuk memikirkan kendaraan roda empat otonom besutanya, untuk memecah dominasi Tesla. Hadirnya konsep sepeda tanpa awak ini menjadi sisi unik tersendiri bagi trobosan teknologi masa depan.

Baca juga: Mengaspal di Indonesia, Mobil Pintar MG Dilengkapi Teknologi Otonom

Dan cara pandang untuk mengembangkan sepeda berteknologi tinggi ini pun sama seperti bagaimana Tesla mengkedepankan keselamatan penumpangnya.

Karena sang insinyur Bernama Zhihui Jun, sekaligus pemimpin proyek tersebut mendapatkan ide ini setelah dirinya mengalami cedera akibat kecelakaan sepeda.

Cedera ini membuatnya menyadari bahwa ada potensi untuk sepeda self-driving. Dengan demikian, tim perusahaan mengumpulkan peralatan seperti sistem kontrol otomatis bersama dengan jaringan sensor persepsi, dan chip yang bertindak sebagai otak sistem dan menyediakan daya komputasi yang diperlukan.

Sepeda yang wujudnya masih prototype ini, pertama kali mulai membuat model sepeda di CAD, dan kemudian menambahkan dua motor brushless besar dan perangkat kemudi pada prototipe fisik.

Baca juga: Huawei Investasi USD 1 Miliar untuk Pengembangan Mobil Listrik dan Otonom

Setelah itu, Zhihui melengkapi sepedanya dengan kamera kedalaman RGBD, akselerometer, giroskop, dan bahkan sensor LiDAR. Sepeda ini ditenagai oleh baterai berbasis lithium yang dapat bertahan hingga 2 hingga 3 jam, sedangkan modul kontrol utama ditempatkan tepat di bawah jok.

Tak sampai disitu, Zhihui bahkan melengkapi sepeda dengan modul kontrol yang bekerja mirip dengan sistem yang digunakan dalam satelit buatan untuk menjaga keseimbangannya.

Dengan kata lain, sepeda ini dapat mendeteksi kemiringan sekecil apa pun dan segera mengirimkan data ke modul kontrol sehingga dapat melakukan perubahan secara mandiri untuk berdiri tegak. Motor yang disamatkan pada roda belakang juga memungkinkan sepeda melaju tanpa dikayuh layaknya sepeda konvensional.

[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *