Kapolres Pecat 12 Anggota Kepolisian Diduga Nakal, GMNI Dukung Kebijakan Polrestabes Surabaya

oleh -1 views
Kapolres Pecat 12 Anggota Kepolisian Diduga Nakal, GMNI Dukung Kebijakan Polrestabes Surabaya


BuzzFeed – Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) terhadap 12 anggota kepolisian di Kota Surabaya karena diduga nakal, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Surabaya, Achmad Yusril Yusrar Yahya apresiasi langkah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melakukan deteksi dini kepada anggotanya untuk memperbaiki institusi kepolisian.

“Mendukung penuh kebijakan Kepolisian, terutama pak Kapolrestabes melakukan terobosan secara konkret demi kebaikan bersama, baik institusi kepolisian maupun masyarakat di Kota Surabaya”, ujar Yusril kepada awak media (16/12/2022).

Kendati demikian, ia mendukung penuh adanya reformasi birokrasi yang terjadi di tubuh kepolisian. Pasalnya, masih beredar dugaan oknum yang memperalat institusi kepolisian, sehingga merugikan masyarakat secara luas, khususnya di Kota Pahlawan.

“perlu adanya evaluasi secara besar-besaran di tubuh kepolisian, mengingat beberapa oknum yang mengaku institusi kepolisian secara beredar melakukan krimitalitas yang sistemik dan terstruktur di masyarakat”, ungkapnya.

Kendati demikian, Yusril selaku aktivis GMNI turut menyayangkan terhadap anggota kepolisian yang belum bisa menterjemahkan Amanat Kapolri, Sigit Listyo. Ditemukannya tindakan represif hingga proses pengamanan dengan cara kekerasan terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya.

“Dengan harapan khususnya Polrestabes Surabaya dan Polsek se – Surabaya dapat mengaplikasikan instruksi dari Kapolri, dengan program Polri Presisi, untuk melaksanakan tugas dan fungsinya terciptanya lingkungan masyrakat yang aman tertib dan sejahtera,” pungkasnya.

Pihak DPC GMNI Surabaya, pada khususnya siap menjadi mitra kritis konstruktif dan kolaboratif bersama Polrestabes Surabaya dalam menjalankan visi dan misi bersama dalam rangka menciptakan ekosistem masyarakat Surabaya yang humanis, inovatif, kolaboratif, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip Gotong Royong.

Pemecatan 12 oknum kepolisian tersebut, ditandatangani oleh Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta melalui Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Nomor: 950-961/V/2021 tentang Pemberhentian Tidak dengan Hormat dari Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

The post Kapolres Pecat 12 Anggota Kepolisian Diduga Nakal, GMNI Dukung Kebijakan Polrestabes Surabaya appeared first on Indonesia News Feed.



Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.