Man United Sebut Harga Varane Rp997 Miliar Kemahalan, Madrid Buka Pintu untuk PSG dan Chelsea

oleh -1 views
Man United Sebut Harga Varane Rp997 Miliar Kemahalan, Madrid Buka Pintu untuk PSG dan Chelsea

[ad_1]

TRIBUNNEWS.COM – Anggota polisi di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Aipda Purnomo, membagikan rezeki kepada abang ojek, tukang becak hingga pedagang asongan yang masih bekerja saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat se-Jawa dan Bali.

Tak tanggung-tanggung, total nominal yang dibagikan Purnomo mencapai Rp 10 juta.

Diketahui, Purnomo membagikan momen ini lewat kanal di YouTube miliknya, Purnomo Belajar Baik, Jumat (16/7/2021).

Dalam unggahan tersebut, Purnomo mengatakan uang Rp 10 juta tersebut dibagikan pada 100 pekerja pinggir jalan.

Para pekerja yang telah mendapatkan bantuan, diminta Punomo langsung pulang.

Baca juga: Pedagang Es Tebu Menangis, Minuman Harga Rp 5 Ribu Ditawar Jadi Rp 500 Ribu

Baca juga: KRONOLOGI Bocah 13 Tahun Tewas Terlindas Truk, Polisi Sebut Demi Konten hingga Agar Viral & Terkenal

Beberapa di antaranya yang beragama muslim, diminta Purnomo untuk menyempatkan menunaikan ibadah salat Jumat terlebih dahulu sebelum pulang.

“Hayo, kamu mau pulang atau tidak? Kalau pulang tak kasih uang.”

“Ini (sambil memberikan bantuan tersebut), langsung pulang ya,” kata Purnomo pada seorang tukang becak.

Dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (16/7/2021), Purnomo mengatakan uang dengan nominal ini dibagikan kepada para abang ojek, tukang becak, dan beberapa orang yang masih bekerja di tengah pandemi ini.

Meski tidak dijelaskan Purnomo berapa nominal pembagiannya pada tiap orang, namun uang Rp 10 juta ini telah dibagi rata kepada para pekerja di pinggir jalan.

Untuk diketahui, Purnomo membagikan bantuan ini di beberapa titik, salah satu lokasi pembagiannya yakni di sepanjang Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan, Jawa Timur.

Baca juga: Viral Video Kakek Menangis Pilu Ditinggal Istri, 73 Tahun Hidup Bersama, Dikenal Pasangan Harmonis

Baca juga: VIRAL Kakek 93 Tahun Sembuh dari Covid-19, Sempat Memaksa Pulang dari RS saat Kondisinya Menurun

“Hari ini sengaja kami keliling dan berbagi untuk saudara saudara kita yang terus berjuang demi keluarga meskipun kondisi PPKM seperti sekarang ini,” kata Purnomo.

Mereka di antaranya para abang ojek, tukang becak hingga pedagang asongan yang masih bekerja saat PPKM.

“Banyak saudara kita tukang ojek, tukang becak, asongan masih tetep bersemangat mengais rezeki meskipun di saat seperti sekarang ini.”

“Kami hanya bisa memberikan sedikit senyum ke pada saudara kita agar cepat pulang dan berkumpul dengan keluarga di rumah,” terang Purnomo.



VIRAL Polisi Bagikan Rata Total Rp 10 Juta Untuk Para Pekerja di Pinggir Jalan, Usai Dapat Bantuan, Diminta Pulang


© istimewa
VIRAL Polisi Bagikan Rata Total Rp 10 Juta Untuk Para Pekerja di Pinggir Jalan, Usai Dapat Bantuan, Diminta Pulang

Baca juga: VIRAL Video Pungli di Pelabuhan Bakauheni, Oknum PNS Minta Rp100 Ribu ke Warga agar Lolos Penyekatan

Baca juga: Viral Video Mantan Anggota DPRD Ngaku Dianiaya Petugas Pos Penyekatan hingga Buta, Ini Kata Polisi

Usai membagikan bantuan tersebut, Purnomo juga menyempatkan diri untuk berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Alhamdulillah saya mengucapkan kepada semua pihak, hari ini kita telah membagikan Rp 10 juta di beberapa titik tempat, yang kami khususkan kepada saudara-saudara kita yang sampai detik ini, siang ini masih bekerja di jalanan,” terang Purnomo.

Dalam kesempatan yang sama, Purnomo juga menyampaikan alangkah baiknya jika tidak ada rasa saling menyalahkan baik antara sesama masyarakat, maupun masyarakat dengan pemerintah.

Oleh karena itu, Purnomo mengajak seluruh masyarakat untuk terung mendukung kebijakan pemerintah.

Yakni dapat dengan mematuhi aturan pemerintah dalam penerapan disiplin protokol kesehatan, vaksinasi, dan tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.

“Saat ini bukan salahnya menyalahkan siapa yang salah, kita harus terus dukung apa yang telah ditetapkan pemerintah, kita patuhi semuanya.”

“Saat ini PPKM, kalau memang tidak ada keperluan, kita bisa di rumah.”

“Yang jelas, tetap ikuti aturan pemerintah, ikuti prokes dan yang paling penting kita berdoa kepada Allah SWT mudah-mudahan pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkas Purnomo.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)



[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *