Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

oleh -5 views
Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Empat tahun eksis, Wuling sudah mampu menjadi satu-satunya pemain non-Jepang di daftar 10 besar merek mobil terlaris di pasar otomotif Indonesia.

Data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa hingga kini, dominasi merek-merek Jepang di pasar mobil nasional luar biasa trengginas. Sejak 2017 hingga semester satu 2021 saja, 10 besar merek mobil terlaris selalu menguasai lebih dari 95 persen pangsa pasar dan hampir semuanya berasal dari ‘Negeri Matahari Terbit’.

Padahal, merek mobil global yang menjadi anggota dari asosiasi resmi yang diakui pemerintah tersebut berjumlah lebih dari 30 dan asal mereka dari beragam negara. Jadi, merek-merek lain di luar daftar 10 besar memperebutkan pangsa pasar kecil yang tersisa.

Fakta menarik lain yang ditunjukkan data, lima besar merek teratas mencengkeram kuat jagat otomotif nasional dengan pangsa pasar yang selalu di atas 80 persen.

Munculnya Wuling Sebagai “Penyusup”

Pada 2017, seluruh merek di posisi 10 besar masih berasal dari Jepang. Baru pada 2018, ada satu pemain non-Jepang Wuling masuk ‘menyusup’.

Berdasarkan catatan pemberitaan Mobil123, Wuling pertama kali mulai aktif berjualan di pasar otomotif Tanah Air empat tahun lalu, tepatnya pada Juli 2017.

Sebelum itu, mereka membangun dulu pabrik perakitan di Cikarang, Bekasi sejak 2015. Investasi sebesar 700 juta dolar AS—ketika itu setara sekitar Rp9 triliun—mereka gelontorkan untuk pabrik berkapasitas produksi 120 ribu unit per tahun.

Dibangun pula tempat bagi para pemasok komponen di dalam area pabrik.

Pada akhir 2017, Wuling belum berhasil masuk daftar 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia dari sisi penjualan retail. Baru mendistribusikan unit ke konsumen sejak Agustus, pada tahun itu secara total mereka membukukan penjualan 3.268 unit dengan pangsa pasar 0,3 persen.

Baru pada 2018 hingga semester satu 2021, Wuling mampu bercokol di antara sembilan pemain Jepang. Penjualan mereka secara berturut-turut adalah 15.162 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,3 persen), 21.112 (posisi 9, pangsa pasar 2 persen), 9.523 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,6 persen), 10.187 unit (posisi 8, pangsa pasar 2,6 persen).

Empat tahun bergumul di Indonesia, Wuling sudah meluncurkan empat model. Ada Confero (low MPV), Cortez (medium MPV), Formo (Commercial MPV), plus Almaz (medium SUV).

mobil Wuling di Indonesia, ada Almaz dan Confero

Pemosisian harga dari masing-masing model kerap kali menyenggol tak hanya para pesaing satu segmen, tapi model lain di segmen-segmen di bawahnya. Namun, fitur yang diberikan terbilang royal.

Setelah Wuling, apakah ada lagi merek non-Jepang lain yang berpotensi menembus 10 besar di masa depan? Kalau ada, siapa menurut Mobilovers? [Xan/Had]



[ad_2]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *